Bagaimana cara menghitung kebutuhan dana pensiun?
Kalau dipikir-pikir, soal pensiun ini sering bikin kita bingung. Dulu waktu masih kerja, rasanya gaji tiap bulan aman saja, tinggal dipakai buat kebutuhan sehari-hari. Tapi begitu masuk masa pensiun, sumber penghasilan bisa jadi berkurang, sementara pengeluaran—apalagi biaya kesehatan—malah bisa bertambah.
Sederhananya, kita bisa mulai dengan membayangkan: “Nanti pas pensiun, saya butuh berapa sih untuk hidup nyaman tiap bulan?” Misalnya kebutuhan dapur, bayar listrik, transportasi, sampai uang untuk jalan-jalan sama cucu. Kalau kira-kira Rp5 juta per bulan, berarti setahun sekitar Rp60 juta.
Lalu tinggal dikalikan dengan berapa lama kita kira-kira akan menjalani masa pensiun. Kalau pensiun umur 60 dan berharap sehat sampai umur 80, berarti ada 20 tahun. Jadi 20 × Rp60 juta = Rp1,2 miliar. Itu pun belum ditambah inflasi ya, karena harga kebutuhan pokok pasti naik setiap tahun.
Memang kelihatannya angka besar sekali, tapi justru ini penting supaya kita bisa mulai menabung atau investasi sedikit demi sedikit dari sekarang.
Nah, saya penasaran, kalau menurut ibu-ibu dan bapak-bapak di sini, lebih enak hitung dana pensiun dengan cara biaya hidup bulanan seperti contoh tadi, atau pakai cara persentase gaji terakhir (misalnya 70% dari penghasilan terakhir saat masih kerja)?
